Seni Persona

Selaras Mendaki Dan Menari

Lia bergaya di puncak (Foto : Ist)

 

Lia Fatmala Kartika Ayudya (Foto : Ist)
Lia Fatmala Kartika Ayudya (Foto : Ist)

Seniberjalan.com– Mendaki dan menari adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dari gadis bernama lengkap Lia Fatmala Kartika Ayudya.

“Menari adalah sebuah pengabdian diri pada seni dalam diri saya” kata Lia.

Lia hampir mempelajari semua tarian tradisional, namun tarian sintren yang menjadi fokus gadis kelahiran Indramayu itu. Sintren merupakan kesenian tari tradisional masyarakat Jawa, khususnya pesisir Jawa. Kesenian Sintren dikenal sebagai tarian dengan aroma mistis/magis yang bersumber dari cerita cinta kasih Sulasih dengan Sulandono.

lia 3 - kabar sosok - seni berjalan
Lia saat pementasan tari topeng kencana (Foto : Ist)

Sedangkan kecintaan mendaki berawal dari sang kakak yang sering mendaki. Lia sejak kecil sudah akrab dengan tenda, tas carier, sleeping bad, kompas, sepatu dan jaket gunung.

Pengalaman pertama mendaki waktu SMK kelas 3 dan gunung pertama yang saya daki saat itu Tampomas di Sumedang Jabar.

Pertama berada di puncak, dia jatuh cinta dan kecanduan tempat tinggi. Lia selalu mempersiapkan pendakiannya dengan matang, selalu manjaga kondisi badan biar fit, mempersiapkan perlengkapan mendaki yang lengkap, selalu membawa obat-obatan pribadi, dan usaha mencari info gunung.

Lia suka kebebasan. Dia suka tantangan dan hidup alam liar. Backpacker sudah jadi gaya hidup gadis kelahiran tahun 1994 ini. Baru-baru ini dia Backpackeran ke Dieng Culture Festival (DFC). Naik turun bus akhirnya sampai di Dieng pada tanggal 1 Agustus 2015.

Lia bergaya di puncak (Foto : Ist)
Lia bergaya di puncak (Foto : Ist)

DCF memikat hatinya karena acara tersebut menyatukan antara gelaran budaya dan keindahan alam. Lia banget. Di DCF, dia mengikuti serangkaian acara mulai dari pesta lampion, menonton pertunjukan wayang, dan juga acara puncak cukur rambut gembel.

Biaya yang dikeluarin pun terhitung cukup murah hanya 500ribuan, sudah komplit mulai dari tiket acara, transportasi, akomodasi, konsumsi sampai oleh-oleh.

Harapan Lia untuk ke depan adalah semoga keduanya selaras antara mendaki dan menari, bisa tetap mendaki melihat alam dan bisa tetap menari melestarikan budaya.