Seni Event

Tentang Sheila on Seven yang Bakal Manggung di Batam

Seniberjalan.com -Sheila On 7 (SO7) rencananya akan menggelar konser pada 11 Mei 2019 mendatang di Sport Hall Indoor, komplek Stadion Tumenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Batam.

Tapi apa kalian sudah tahu sejarah terbentuknya band ini? Yuk simak dari seniberjalan.com

SO7 dibentuk pada 6 Mei 1996 di Yogyakarta. Grup band ini pada awalnya adalah sekumpulan anak-anak sekolah di beberapa SMA di Yogyakarta.

Pada awal berdirinya, grup band ini dimotori oleh  Duta (vocal) berasal dari SMA 4, Adam (bass) dari SMA 6 , Eros (gitar) dari SMA Muhammadiyah I, Sakti (gitar) dari SMA De Britto, dan Anton (drum) dari SMA Bopkri I. Mereka sepakat untuk membentuk grup band dan membawakan lagu-lagu dari kelompok band Oasis, U2, Bon Jovi, Guns N Roses, dan lain-lain.

Pada waktu itu, mereka juga sudah memiliki beberapa lagu orisinil karya mereka sendiri dan mereka coba untuk memperkenalkannya kepada pendengar.

Saat pertama dibentuk, grup ini bernama “Sheila”, yang diambil dari kata Sheila dari bahasa Celtic yang berarti “Musical”.  Kemudian mereka menambahkan kata “Gank”, hingga jadilah “Sheila Gank”. Namun karena masalah sense, akhirnya nama mereka berganti menjadi “Sheila on 7”, “on 7” berarti solmisasi alias 7 tangga nada (do re mi fa sol la si).

Dari awal, grup ini mencoba untuk tampil secara profesional dengan keterlibatan mereka dalam beberapa pentas musik, festival maupun pertunjukan komersial di DIY dan Jawa Tengah, baik di lingkup sekolah, kampus, serta panggung umum.

Satu hal yang cukup meyakinkan dan membanggakan adalah keikutsertaan mereka dalam program indie label “Ajang Musikal” (Ajang Musisi Lokal) pada tahun 1997 milik Radio Geronimo106.1 FM & G-Indie Production yang di inisiasi oleh Teuku Dalin di Yogyakarta, dalam program radio yang menyiarkan lagu-lagu karya sendiri dari band-band lokal yang belum pernah rekaman komersial.

Respon yang sangat positif didapat oleh SO7 dalam program ini, di mana request dari para pendengar untuk lagu karya mereka sendiri yaitu Kita, menempatkan mereka selama 3 bulan berturut-turut di tangga lagu Ajang Musikal G-Indie 10 pada bulan Maret, April, dan Mei 1997. Dengan penuh keyakinan pula, Sheila on 7 memberanikan diri untuk menawarkan demotape serta proposal ke label Sony Music Indonesia, dan akhirnya kesempatan pun datang dengan dikontraknya Sheila on 7 untuk 8 album dengan sistem royalti.

Seiiring berjalannya waktu, saat ini Sheila on 7 digerakan oleh personel tetap yang terdiri dari Duta (Akhdiyat Duta Modjo, vokal), Eross (Eross Candra, gitar), Adam (Adam Muhammad Subarkah, bass), serta Brian (Brian Kresna Putro, drum).

Sheila On 7 (SO7) sudah menelurkan beberapa album, di antaranya, “Sheila On 7” (1999), Kisah Klasik Untuk Masa Depan (2000), “07 Des” (2002), “Ost 30 Hari Mencari Cinta” (2003), “Pejantan Tangguh” (2004), “The Very Best Of Sheila On 7 Jalan Terus” (2005), “507” (2006), “Menentukan Arah” (2008), “Berlayar” (2011), dan “Musim Yang Baik” (2014) ini adalah album kedelapan, album terakhir dengan label Sony Music Entertainment Indonesia. Kemudian mereka akan merilis album kesembilan mereka “Film Favorit” (2018), dengan penanda menjadi album pertama mereka yang dirilis secara indie.

@elizagsm @seniberjalan