Berwisata ke Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, belum lengkap rasanya tanpa mencoba pengalaman naik bus kayu legendaris yang telah beroperasi sejak tahun 1970-an. Kendaraan klasik ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi telah menjadi bagian budaya lokal yang unik di daerah tersebut.

Dengan bodi yang terbuat dari kayu cengal, desain retro yang khas dan sedikit suara deritnya, akan memberi nostalgia tersendiri bagi siapa saja yang menaikinya.

Cara Memesan Bus Kayu di Karimun

Bus kayu di Karimun sering disewakan untuk berbagai keperluan baik untuk wisatawan, karyawan dan bus sekolah. Sayangnya, bus ini tidak beroperasi seperti angkot yang bisa diberhentikan di pinggir jalan.

Untuk menaikinya, wisatawan harus memesan terlebih dahulu, sebaiknya beberapa hari sebelum keberangkatan. Alasannya, jumlah bus kayu yang beroperasi sangat terbatas. Kini hanya tersisa sekitar 20 hingga 30 unit dari 50 unit yang mulanya beroperasi.

Karena jumlahnya terbatas dan peminatnya banyak, pemesanan lebih awal sangat disarankan, terutama saat akhir pekan dan liburan.

Bus_Kayu_karimun_seniberjalan

Bus_Kayu_karimun_seniberjalan

Harga sewanya berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp700 ribu per hari atau bergantung rute dan lama perjalanan. Jika hanya digunakan untuk sekali antar, biayanya mulai dari Rp200 ribu.

Ada juga paket wisata seharian dengan sopir dan bahan bakar sekitar Rp1,5 juta per hari. Bus kayu dapat menampung sekitar 20 hingga 22 penumpang.

baca juga: Legenda Pulau Putri Batam dan Kondisi Terkini

Kapasitas ini cocok untuk rombongan kecil atau keluarga yang ingin menjelajahi Karimun bersama.

Langkah pertama untuk memesan adalah menghubungi langsung pemilik atau sopir bus kayu. Proses pemesanan umumnya dilakukan melalui telepon atau pesan singkat. Kamu bisa menghubungi nomor ini: 08127796831 (Pak Setu).

Bus Kayu Karimun_seniberjalan

Bus Kayu Karimun_seniberjalan

Selanjutnya, tentukan rute dan durasi perjalanan sesuai kebutuhan. Kamu bisa memilih keliling kota Karimun, mengunjungi tempat wisata seperti pantai Pongkar, desa Prayun, atau kawasan Kundur.

Sopir akan menyesuaikan harga berdasarkan jarak dan waktu perjalanan. Pastikan juga untuk menanyakan apakah tarif sudah termasuk bahan bakar dan jasa sopir.

Baca juga: Menelusuri Wisata Sejarah Pulau Buru Kabupaten Karimun

Bus Kayu Kabupaten Karimun_seniberjalan

Bagian dalam bus kayu Kabupaten Karimun_seniberjalan

Terakhir, konfirmasikan titik penjemputan dan waktu keberangkatan. Karena bus kayu tidak memiliki pangkalan, sopir akan menjemput sesuai lokasi yang disepakati.

Sebelum berangkat, sebaiknya periksa kondisi bus untuk memastikan keamanan. Meskipun tua, kebanyakan bus kayu masih terawat dan layak digunakan.

Tempat duduk bus kayu karimun_seniberjalan

Tempat duduk bus kayu karimun_seniberjalan

Sejarah Bus Kayu Karimun

Bus kayu Karimun awalnya merupakan lori atau truk bekas yang dimodifikasi menjadi kendaraan penumpang berbodi kayu.

Bus kayu pertama kali beroperasi di Karimun sekitar tahun 1976. Dulu, kendaraan ini digunakan untuk mengangkut pekerja tambang dan warga antar desa.

Bus_Kayu_karimun_seniberjalan

Bus_Kayu_karimun_seniberjalan

Kini, bus kayu lebih sering digunakan untuk transportasi wisata dan kendaraan sekolah. Sebagian besar armadanya dikelola oleh keluarga yang mewariskan usaha ini turun-temurun. Tarif sewa bus kayu tergolong terjangkau bagi wisatawan.

Desain bus sangat sederhana, dengan jendela tanpa kaca dan kursi berjajar. Hal itu memberikan pengalaman perjalanan yang terbuka dan dekat dengan suasana alam.

Baca juga: Kisah Vihara Tua Bergenteng Prancis di Pulau Buru

Derit kayu dan nuansa klasiknya membuat perjalanan terasa berbeda. Tak heran jika bus kayu sering menjadi latar foto favorit wisatawan di Karimun.

Jika kamu berkesempatan berkunjung ke Karimun, jangan lewatkan pengalaman berkeliling menggunakan bus klasik ini.

 

About the Author

Eliza G

Founder and Writer

Travel and Photo Enthusiast, Local Tourism Observer

View All Articles