Seni Wisata

Pesona Wisata Bahari Pulau Rubiah

 seniberjalan.com__Hanya butuh waktu sekitar satu jam perjalanan dari pelabuhan Ulee Lheu untuk sampai di Pulau Sabang, Aceh. Sabang merupakan kota kecil yang indah yang menyimpan segudang pilihan wisata.
Sebelum sampai ke tujuan, dalam perjalanan, suguhan pemandangan berupa bukit-bukit sudah memanjakan mata. Meskipun cuaca cukup panas, rasa penasaran untuk menelusuri wisata favorit di pulau ini tidak terbendung.
Ada banyak pilihan wisata di sini. Sabang menawarkan wisata yang cukup komplit terutama wisata bahari. Tetapi keindahan alam lainnya seperti gunung, hutan dan danau juga dimiliki Sabang. Sebagai wilayah kepulauan, Sabang menyuguhkan wisata minat khusus seperti snorkeling dan diving. Pilihan wisata ini begitu mudah didapat.
Di perairan Sabang tersebar banyak pulau. Anda akan terpesona dengan keindahan bawah lautnya, terumbu karang yang cantik dan ikan yang beranekaragam karena Sabang adalah  tempat bertemunya Samudera Hindia dan Selat Malaka. Sabang terdiri dari pulau besar dan kecil mulai dari Pulau Weh sebagai pulau terbesar, Pulau Rubiah, Pulau Klah, Pulau Seulako, dan Pulau Rondo.
Pulau Rubiah termasuk pulau favorit untuk bersnokeling dan diving. Nama pulau Rubiah berasal dari nama Cut Nyak Rubiah. Cut Nyak Rubiah merupakan nama penemu pulau tersebut. Kabarnya makamnya dapat ditemukan di pulau tersebut. Rubiah salah satu keramat dari 44 keramat yang menjaga Kota Sabang.
Pada masa kejayaan Kerajaan Aceh, Pulau Rubiah merupakan tempat transit calon jamaah haji, dan pada masa perang dunia pulau ini merupakan benteng pertahanan. Hingga sekarang puing-puing masa kejayaan tersebut masih terlihat.
Pulau ini cukup dekat, berlokasi sekitar sekitar 350 Meter dari pantai Iboih. Dari pantai Iboih Anda bisa menyewa kapal untuk menyebrang ke Pulau Rubiah. Hanya 10 menit untuk menyebrang dan Anda bisa memilih berbagai jasa perahu yang membludak di pantai Iboih pada momen-momen liburan.
Pulau dengan luas sekitar 26 ha ini memiliki perairan yang membuat takjub, begitu jernih. Jika sudah sampai di lokasi, sebaiknya tidak menahan diri untuk bersantai-santai di penginapan Iboih. Sayang betul melewatkan keindahan bawah laut di pulau yang dijuluki sebagai “Surga Bahwa Laut ini”.
Tak sulit menemukan jasa wisata yang menawarkan wisata minat khusus tersebut. Untuk menyelam skala ringan atau bersnokeling, biasanya pengunjung diarahkan di perairan yang berjarak dekat dengan pulau saja. Namun, bila Anda ingin diving pemandu akan menawarkan tempat yang sedikit lebih dalam.
Memberi makan ikan Rubiah yang Lapar
Memang keindahan surga bawah laut Pulau Rubiah mampu memukau mata. Saat mencoba berenang di perairannya, Anda akan merasakan berada di akuarium yang besar. Air yang bening begitu mempermudah menikmati keindahan bawah laut dengan kasat mata.
Keindahan terumbu karang Pulau Rubiah yang masih terjaga adalah aset pulau ini dan sudah semestinya menjadi kekayaan berharga. Belum lagi kekayaan berbagai jenis ikannya seperti gigantic clams, angel fish, school of parrot fish, lion fish dan jenis ikan lainnya yang berjibun berenang di saat snorkeling.
Ikan-ikan itu begitu dekat, begitu mudah mendekap hanya dengan memberikan remahan-remahan roti. Mereka akan berkoloni mendatangi seperti kelaparan. Momen ini adalah momen paling cantik untuk mengabadikan diri bermain bersama ikan-ikan lapar tersebut. Untuk bagian berfoto, biasanya jasa wisata sudah tahu apa yang dibutuhkan pengunjung saat menikmati keindahan bawah laut.
Keindahan Alam bawah laut Pulau Rubiah akan membuat pengunjung betah berlama-lama untuk berenang dan bermain-main bersama ikan meskipun terkadang suhu air laut berasa sedikit dingin. Hasrat segera beranjak pun masih bisa dibendung.
Untuk bersnokeling, disekitar pulau terdapat banyak persewaan alat snorkeling dan diving yang cukup lengkap. Rata-rata biaya sewa yang ditawarkan Rp 500 ribu untuk item yang lengkap. Harga lebih murah bila menggunakan item yang seperlunya saja, seperti  life jacket dan kacamata renang. Harga tersebut sudah termasuk dengan persewaan jasa foto bawah laut sepuasnya.
Wisata Pulau Rubiah saat ini merupakan sebuah pulau yang tidak berpenghuni tapi sangat ramai didatangi. Pada musim liburan, hal yang biasa menemukan pemandangan pengunjung yang berserakan bersnokeling di perairan Rubiah.
Bila tidak berminat untuk bersnokeling, pengunjung cukup mengambil alternative menikmati pantai Rubiah atau memilih berkeliling pulau menggunakan persewaan perahu. Di sini tersedia berbagai warung yang menjajakan makanan berat hingga ringan.
Sedangkan untuk penginapan pengunjung lebih banyak mengambil penginapan di Iboih karena lokasinya tidak begitu jauh untuk dijangkau. Harga penginapan di sini pun terjangkau dimulai dari harga Rp 200 ribu. Para penyedia jasa pun bersedia menjemput pengunjung hingga di dermaga penginapan.
Menuju ke sana
 
Pulau Rubiah terletak sekitar 350 Meter dari kawasan wisata  pantai Iboih. Anda harus menuju pantai Iboih untuk kemudian menyebrang ke pulau Rubiah. Anda dapat menyewa sepeda motor seharga Rp 100 ribu sehari atau bila datang beramai-ramai cukup menyewa jasa travel Rp 500 ribu sehari.
Dengan menggunakan kendaraan sendiri, Anda akan lebih leluasa mengelilingi Sabang karena begitu banyak jasa wisata yang dengan mudah bisa disinggahi mulai dari Pantai Sumur Tiga, Pantai Anoi Itam, Air Terjun Pria Laot, Tugu Nol Kilometer dan masih banyak lagi.
Dari pelabuhan Balohan, pelabuhan penyeberangan Banda Aceh – Pulau Weh sebenarnya juga tersedua bus umum menuju Pantai Iboih. Dengan waktu perjalan sekitar 1 jam menuju pantai. Sedangkan untuk rute dari Banda Aceh, Anda harus menuju pelabuhan Ulee Lheu.
Bandara Banda Aceh ke Pelabuhan Ulee Lheu bisa menyewa sepeda motor atau memilih naik bus Trans Kutaraja. Jasa Ferry menuju Pulau Sabang tersedia dengan harga variatif, Untuk kapal cepat seharga Rp 80 ribu dengan lama perjalanan sekitar 1 jam. Sedangkan untuk kapal lambat Rp 25 ribu dengan lama perjalanan 2 jam.
Tip Berwisata
-Untuk menghemat biaya gunakan perlengkapan snorkeling sesuai kebutuhan  berenang saja
-Untuk yang panik dengan ke dalam sebaiknya bermain di pinggiran pantai saja
– Suhu air laut cukup dingin, bila tidak sanggup sebaiknya bersnokeling tidak berlama-lama
-perhatikan setiap intruksi dari instruktur
-karena kondisi snorkeling yang ramai, bila datang bergrup sebaiknya tidak terpisah dari kelompok
-sebaiknya tidak membawa peralatan elektronik seperti HP untuk berfoto-foto