Dari dulu saya menyukai hal-hal yang berbau etnik atau kreasi orisinal tradisional. Saya tertarik pada motif dan detail-detail interior, terutama hasil peradaban kuno.

Misalnya, saya menyukai motif-motif suku Indian, atau motif keramik yang menghiasi masjid-masjid di Turki dan bangunan-bangunan di negara-negara ‘Stan’.”

Motif-motif tersebut selama ini hanya saya kagumi dari foto-foto media sosial. Maksudnya, saya sendiri belum pernah memiliki barang-barang bermotif Indian; misalnya tas bermotif Indian, selimut bermotif Indian, hingga dream catcher.

Baca juga: Segelas Teh Turki yang Menyimpan Memori

Begitu pula dengan seni keramik dari Turki, meski sudah melihat langsung karya seninya, saya jadi berkeinginan memiliki lantai rumah bermotif mozaik.

Seni keramik Seljuk_seniberjalan

Seni keramik Seljuk_seniberjalan

Keramik yang dimaksud adalah seni ubin Seljuk. Bermula ketika saya jatuh cinta pada ubin berwarna turqouse atau biru, saat berkunjung ke Turki beberapa tahun lalu. Dari sanalah saya berkenalan dengan motif ini dan kemudian tertarik mengulasnya di blog.

Baca juga: Kelezatan Iskender Kebap Legendaris Ala Uludağ Kebapçısı Turki

Mengutip dailyartmagazine, sesuai namanya teknik ubin Seljuk berasal dari Dinasti Seljuk Anatolia, suku yang berasal dari Oğuz Turki di Asia Tengah. Kekaisaran Seljuk ini pernah memerintah dari tahun 1060 hingga 1307 di Turki, dengan ibu kota adalah Konya.

Bangsa Seljuk kemudian mewarisi seni ukir batu, dengan ubin berwarna-warni yang memukau. Kemudian diaplikasikan pada lengkungan pintu, menara, dan mihrab di masjid, makam, dan madrasah (sekolah Al-Qur’an) di kota tersebut.

Ubin Seljuk_seniberjalan

Ubin Seljuk_seniberjalan

Desain dan bentuk ubin Seljuk yang paling umum adalah geometris: bintang, berlian, persegi, dan salib. Warna yang paling dominan yakni turquoise, sebuah warna cerah yang dikaitkan dengan langit, warna yang telah membuat saya jatuh hati.

Warna lainnya seperti ungu tua, biru kobalt, dan hijau hutan hingga warna kuning tanah dan cokelat kemerahan juga digunakan.

Ubin Seljuk di Mihrab Masjid Kayu

Sejauh ini, saya baru menemukan ubin Seljuk berwarna biru dan hijau toska saat berkunjung ke beberapa masjid kayu di Konya dan Eskişehir.

Saya sempat terkagum ketika ubin-ubin dengan tulisan kufi tersebut menghiasi mihrab masjid-masjid kayu di Turki. Saya pun mengamati setiap sisi-sisi geometrinya dan simbol-simbol karya dunia metaforis Seljuk Anatolia. Kuat dugaan simbol-simbol itu terkait dengan sebuah kepercayaan dinasti itu.

Misalnya, motif Pohon Kehidupan yang melambangkan jalan atau tangga menuju dunia lain serta mewakili kehidupan abadi.

Ubin Seljuk_seniberjalan

Ubin Seljuk_seniberjalan

Baca juga: Mengenal Tenun Tradisional Turki di Museum Kilim Sivrihisar

Ternyata, tak salah saya datang ke kota Konya karena di sinilah tempat terbaik untuk melihat contoh seni ubin keramik dari Seljuk Anatolia.

Dari pengalaman itu membuat saya menyimpulkan betapa majunya peradaban dan pemikiran masyarakat di wilayah ini pada masa lalu.

Seljuk Tile_seniberjalan

Seljuk Tile_seniberjalan

Ada pula perasaan yang sulit dijelaskan. Mungkin karena ini kunjungan pertama saya, atau mungkin karena berdiri di tanah yang telah menyimpan jejak peradaban selama ribuan tahun, ada magnet yang seakan menarik energí.

Yang pasti, jika suatu hari mendapat kesempatan lagi, saya ingin kembali ke Turki karena masih banyak hal yang membuat saya penasaran. Mungkin sekadar menemukan seni ubin di kota-kota lainnya, saya sudah senang.

About the Author

Eliza G

Founder and Writer

Travel and Photo Enthusiast, Local Tourism Observer

View All Articles