Di seberang memang terlihat gedung-gedung pencakar langit milik Singapura. Semakin jelas kalau cuacanya lagi cerah. Pemandangan ini lebih dekat disaksikan dari Pantai Tanjungpinggir, Sekupang, Batam.

Setiap sore, biasanya pantai yang berdampingan dengan objek wisata Tanjungdato’ ini selalu ada pengunjung.

Minimal pengunjung yang sekadar duduk-duduk menghabiskan waktu sore sambil memandang landscape negeri singa di depannya.

Pemandangan itu sepertinya menjadi hiburan pamungkas di pantai ini. Pantai Tanjungpinggir dulunya adalah bekas resort di Batam.

Baca juga :

Singapore Airlines Tambah Jadwal Penerbangan, Ada Rute Jakarta dan Medan

Pertimbangan Sebelum Memutuskan Berwisata Saat Pandemi

Namun, saat ini hanya tersisa puing-puing saja. Tampak satu kolam renang yang sudah tidak digunakan lagi atau sudah lusuh.

Hanya saja, pantai ini menyisakan sedikit rumput hijau yang menyelimutin bibir pantainya. Di situ tempat yang pas untuk duduk sambil membentang tikar.

Pantai Tanjungpinggir tidak luas. Pasir pantainya kasar dan berwarna kecoklatan. Kecantikan Tanjungpinggir mungkin terbantu dengan kehadiran nyiur yang meneduhkan.

Pantai Tanjungpinggir/seniberjalan.com

Namun, masih ada pengunjung, terutama anak-anak yang senantiasa bermain pasir dan berenang di pantai ini.

Pantai ini tak memiliki fasilitas wisata. Pantai Tanjungpinggir lebih cocok dijadikan sebagai tempat hangout di waktu sore.

Pantai Tanjungpinggir juga menjadi tempat yang tepat menunggu matahari tenggelam. Pemandangannya memang tidak sempurna, karena sedikit tertutup oleh pulau-pulau di depannya.

Selain di Tanjungpinggir, pemandangan Singapura dan sunset juga bisa disaksikan dari objek wisata sebelahnya Tanjung Dato’ dan KTM Resort Sekupang.

Biaya masuk ke pantai Rp10 ribu/orang sudah termasuk biaya parkir.

Fasilitas:
Toilet
Kedai

Pantai Tanjungpinggir/seniberjalan.com

About the Author

Seni Berjalan

Sang Koboi Traveler

View All Articles