Bondowoso_Tak lengkap rasanya berkunjung ke Kawah Ijen tanpa mampir ke Air Terjun Kali Pahit. Tempat ini memang bukan air terjun biasa.
Aliran airnya berwarna hijau kekuningan, dipenuhi buih putih seperti salju, dan mengalir di bebatuan vulkanik yang eksotis. Karena tampilannya yang unik, banyak wisatawan menyebut Kali Pahit sebagai “air terjun bersalju” di Jawa Timur.
Lokasinya berada di kawasan Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, tidak jauh dari jalur menuju Paltuding atau pintu masuk Kawah Ijen. Dari area Paltuding, perjalanan hanya sekitar 15 menit ke arah Bondowoso.
BACA JUGA: Mengapa Orang Singapura ke Batam?
Akses menuju lokasi juga cukup mudah. Air terjun ini berada tepat di pinggir jalan utama kawasan Ijen. Setelah memarkir kendaraan, pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekitar lima menit untuk mencapai aliran airnya.
Begitu tiba di lokasi, suasana pegunungan langsung terasa. Deretan pohon pinus, udara dingin, dan bebatuan vulkanik membuat kawasan ini tampak seperti lanskap luar negeri.
Fenomena Air “Bersalju” dari Kawah Ijen
Berbeda dari kebanyakan air terjun yang jatuh tegak lurus, Kali Pahit justru mengalir landai di atas bebatuan memanjang seperti sungai kecil. Panjang alirannya mencapai sekitar 150 meter.
Air di sini berasal dari rembesan belerang Kawah Ijen. Karena kandungan sulfur yang tinggi, warna air terlihat kehijauan dan menghasilkan buih putih tebal menyerupai salju.
BACA JUGA: Hotel-Hotel Terdekat dari Pelabuhan Batam Center
Nama “Kali Pahit” sendiri berasal dari rasa airnya yang memang pahit akibat kandungan belerang. Meski tampak unik, wisatawan tidak disarankan berenang atau mengonsumsi air di kawasan ini karena tingkat keasamannya cukup tinggi.
Namun demikian, banyak pengunjung tetap mampir untuk sekadar berfoto atau merendam kaki. Sebagian wisatawan percaya air belerang di sini membantu mengatasi masalah kulit, meski manfaat medisnya belum memiliki kajian ilmiah khusus.
Selain itu, tempat ini juga terkenal sebagai spot fotografi favorit wisatawan Ijen. Buih putih yang menutupi aliran sungai sering membuat hasil foto terlihat seperti berada di kawasan bersalju.
Air Terjun Kali Pahit di Tutup
Saat ini, Air Terjun Kali Pahit masih menjadi salah satu destinasi persinggahan favorit wisatawan menuju Kawah Ijen. Pemerintah daerah Bondowoso juga mulai menata kawasan wisata ini karena semakin ramai dikunjungi pelancong.
Namun belakangan, akses menuju kawasan Kali Pahit sempat mendapat pembatasan akibat masalah sampah wisatawan dan upaya konservasi lingkungan. Akhirnya, resmi ditutup untuk kunjungan wisatawan per akhir Desember 2025.



