Seni Hiburan

Pulau Dempu, Pulau Amis para Angler Batam

Seniberjalan.com – Tekong pantai Cakang menyebut pulau yang akan kami singgahi dengan nama Pulau Dempu. Menurutnya pulau itu lebih bagus dari pulau yang berada di sebelah kanan pulau itu dan berada dekat seberang Pantai Cakang.

Sebenarnya ketika sampai di Pantai Cakang, Galang Baru, Batam, perhatian saya tertuju pada pulau itu. Dan ternyata suami saya juga penasaran dengan pulau tersebut karena dari kejauhan tampak cantik dan tumbuh banyak pohon kelapa. Dia juga hendak mengajak saya ke sana.

Tapi hari ini, Minggu, 23 Juni 2019 kami harus ke Pulau Dempu. Sudah dijadwalkan ke sana untuk mancing dan bergabung dengan grup mancing lure Batam.

Suami saya baru bergabung di grup tersebut. Sedangkan saya hanya pemandu sorak di tengah belasan pria penghobi menarik ikan ini.

Kata suami saya tak apa ikut, saya bisa kemping sendiri atau membentang hammock sambil menunggunya. Saya gak macem-macemlah pokoknya.

Setelah menempuh perjalan laut dengan slow ship selama 20 menit, kami sampai di Pulau Dempu. Kami berangkat pagi hari. Jadwalnya kami akan kembali pulang nanti sore.

Arus menuju pulau ini cukup deras, dan apalagi dengan mesin kapal yang berapa pk, tiap kali dimainkan gelombang tekong musti berhati-hati.

Pulau Dempu berada dekat laut lepas karena itulah arusnya begitu kuat. Anginnya pun kadang suka tak nentu, kadang terlalu bisa berdamai, kadang sangat gahar. Bahkan bersembunyi dibalik hammock saja, angin masih bisa menusuk tulang saya.

Pulau ini bagi saya biasa, tapi memang masih alami. Bagi angler-angler ini, mereka sudah melihat pulau ini seperti pulau yang amis, di mana dipercaya bakal banyak ikan yang nyangkut di lure mereka.

Dan memang terbukti, penggila mancing ini pulang tanpa tangan hampa. Ikan Cendro dan Karapu nyangkut di lure mereka. Tapi mereka bukan pemancing yang suka me-rilis alias melepas ikan tangkapannya. Rugi euy, mending dibawa pulang dan dimasak.

Pulau Dempu sangat direkomendasikan sebagai tempat memancing. Selain itu lumayan disuguhkan dengan pemandangan laut dan pantai.

Sayangnya, pantai di sini sempit, hanya ada sedikit bibir pantai. Untuk kemping lumayan asik. Tapi sepertinya tidak bisa bermalam karena pada sore hari air laut pasang hingga ke badan pulau.

Seharian berada di Pulau Dempu tidak mengecewakan. Terutama bagi angler yang bangga pulang dengan hasil tangkapan mereka.

Jika hendak mengunjungi Pulau Dempu, kita cukup datang ke Pantai Cakang. Dari sini kita bisa mendapatkan speed atau pompong menyebrang pulau. Biaya per orang kisaran Rp 50 ribu. Durasi menyebrang pulau 20 menit. Sangat dianjurkan membawa pelampung mengingat arus yang cukup deras dan angin yang kencang pada waktu yang tidak ditentukan.