Seniberjalan.com– Mengeksplor pantai-pantai di Batam  tiada habisnya.  Selalu ada tempat baru yang asik didatangi. Seperti pantai Dangas yang terletak di Kelurahan Patam Lestari, Sekupang.

Sebuah pantai lepas dengan ombak beriak-riak kecil yang menyuguhkan pemandangan tersendiri. Lokasinya tidak familiar dan jauh dari keramaian.

pantai dangas 1 - kabar wisata - seni berjalan

Pantai Dangas berdekatan dengan kawasan resort-resort seperti Sijori, Indah puri dan Acacia. Pantai Dangas cukup luas, terlihat lepas. Air surut pada sore harinya. Pengelolaan pantai ini masih sederhana. Tersedia beberapa fasilitas seperti tempat duduk dan arena bermain.  Ada pondok yang di bangun di bibir pantai dengan view langsung pemandangan laut.

Pantai Dangas cukup sejuk, sederetan pepohonan rindang sanggup memberi keteduhan. Duduk-duduk di pondok-pondok kecil di sini asik. Bila memandang ke depan, kapal tanker dikejauhan memberi cerita tersendiri. Belum lagi disebelah kiri pantai, ada gedung-gedung pencakar langit dan Marina Bay-nya Singapura yang tertutup kabut.

pantai dangas 2 - kabar wisata - seni berjalanHmm..tidak ingin menghabiskan waktu terkesima pemandangan itu saja. Sebaiknya memilih berjalan-jalan menelurusi pantai. Sedikit mendekat ke pantai untuk bermain air laut yang tidak begitu berombak.

Pada pasang surut, lebih asik bermain di bibir pantai karena kita lebih leluasa berjalan atau memilih duduk berselonjoran di atas pasir menghadap ke laut.

Enaknya di pantai Dangas ya, bermain air laut! Tidak perlu kuatir untuk membersihkan diri, di sini disediakan tempat mandi untuk bersih-bersih.

Memakai sendal adalah saran yang tepat. Pada pasang surut, karang-karang laut dibeberapa tempat akan bermunculan. Tajam.

Pada momen surut, beberapa binatang laut seperti ikan-ikan kecil senang berada digenangan air laut yang menganak sungai.

Ada kepiting-kepiting kecil berlarian masuk kesarangnya seolah-olah merasa terganggu dengan keberadaan manusia. Saya langsung memotret gerak-gerik mereka.

Biaya masuk ke pantai Dangas cukup terjangkau atau hanya membayar Rp 3ribu saja. Kekurangan pantai ini masih belum di kelola dengan baik. Pun, belum terlalu terekspos ke publik.

@mero