Seniberjalan.com – Perjalanan dengan backpacking atau ala backpacker menjadi alternatif liburan yang terbilang aman dilakukan selama pandemi.

Dengan menyandang ransel, berpergian dengan rute penuh petulangan dan tidak perlu tidur di hotel mewah, mungkin dapat menghindari kita dari kerumunan banyak orang.

Kamu bisa saja memilih cara hiking, tour dengan sepeda atau mendaki gunung.

Namun, meskipun kamu memilih melakukan perjalanan ala backpacker, ada beberapa persiapan yang tetap harus dilakukan uapalagi dengan kondisi lingkungan yang belum aman dari Covid-19 saat ini.

Berikut langkah-langkah yang harus dipersiapakan saat backpacking.

1. Logistik

Untuk menentukan logistik yang akan dibawa, kita perlu mempertimbangkan seperti apa perjalanan yang akan dilakukan, berapa lama di jalan, jalur apa yang dipilih dan apakah pergi sendiri atau beramai-ramai?

Jika perjalanan yang ditempuh memakan waktu yang lama tentunya kita harus membawa bekal yang cukup.

Baca juga: Sejarah Nasi Kapau, dari Perjalanan Merantau hingga Perempuan Minang yang Berjualan Nasi

2. Tentukan Intinerary

Telusuri jalur-jalur atau cari tahu informasi jalan yang akan kita lalui. Apakah akan berjalan kaki, melewati sungai, apakah ada penginapan di tempat-tempat yang akan dilalui. Saat ini sangat mudah mencari tahu suatu tempat dengan googling di internet.

Jika kamu melakukan perjalanan dengan cara hiking atau mendaki gunung sebaiknya pertimbangkan sumber air dan akses darurat.

3. Tetap patuhi aturan

Gambar oleh larahcv dari Pixabay

Saat kita berada atau memasuki daerah baru, sebagai pendatang tetap perlu meminta izin, apalagi berencana membentang tenda di suatu tempat.

4. Bawa perlengkapan

Jangan lupa membawa perlengkapan dasar seperti kompor, tenda atau karung, kantong tidur dan alas, lampu depan, filter air, perkakas, sepatu atau sepatu bot, jas hujan dan bahan makanan.

Ada banyak pilihan makanan beku-kering yang cukup lezat yang hanya membutuhkan air panas, jadi tidak perlu memasak jika tidak punya kompor.

5. Mencari informasi

Memiliki informasi sebanyak mungkin tentang rute dapat membantu kita untuk bersiap menghadapi potensi bahaya, tetapi ada baiknya juga untuk melakukan beberapa tindakan pencegahan ekstra. Pertama, miliki beberapa cara untuk menavigasi: peta kertas dan kompas serta peta offline di ponsel.