KAB.KARIMUN_Pulau Buru di Kabupaten Karimun menyimpan jejak sejarah Melayu yang masih hidup hingga sekarang. Salah satu kisah yang paling melekat adalah tentang Makam Si Badang.
Konon ia disebut sebagai tokoh legendaris yang diyakini sebagai hulubalang Kerajaan Lingga sekaligus salah satu sosok awal yang menetap di Pulau Buru. Pemerintah Kabupaten Karimun telah menetapkannya sebagai situs cagar budaya sejak 2010.
Berdasarkan cerita masyarakat setempat, Badang dikenal sebagai sosok kuat yang hidup dalam cerita rakyat kawasan Selat Malaka. Dalam tradisi lisan di Pulau Buru, Badang awalnya hanyalah seorang nelayan biasa yang mencari ikan menggunakan lukah, alat tangkap tradisional dari bambu.
BACA JUGA: Six Hidden Islands in Batam
Namun suatu hari, ia disebut bertemu makhluk misterius yang mencoba mengambil hasil tangkapannya. Badang kemudian berhasil mengalahkan makhluk tersebut dan memperoleh kekuatan luar biasa.
Sejak saat itu, namanya mulai dikenal luas. Ia memenangkan berbagai sayembara kekuatan hingga akhirnya dipercaya menjadi hulubalang Kerajaan Lingga.
Beberapa versi cerita rakyat Melayu bahkan menghubungkan tokoh Badang dengan kawasan Johor dan Singapura sebelum akhirnya dimakamkan di Pulau Buru. Karena itulah, makam ini tidak hanya dikenal masyarakat Karimun, tetapi juga sering didatangi peziarah dari negara tetangga.
Misteri Makam yang Selalu Berubah Ukuran
Salah satu hal yang membuat makam ini terkenal adalah ritual pengukuran makam menggunakan tongkat kayu panjang yang tersedia di dekat pusara.
Pengunjung biasanya membentangkan tongkat tersebut untuk mengukur panjang makam. Uniknya, hasil pengukuran sering berubah-ubah. Ketika diukur dua kali oleh orang yang sama, panjang makam bisa berbeda.
BACA JUGA: Batam Entry Rules for Foreign Travelers in 2026
Cerita inilah yang membuat banyak orang penasaran datang ke sini. Ada masyarakat yang percaya hasil pengukuran tertentu membawa pertanda baik seperti rezeki, kesehatan, atau umur panjang.
Meski begitu, tokoh masyarakat setempat tetap mengingatkan bahwa seluruh keyakinan harus dikembalikan kepada Tuhan dan tidak boleh mengarah pada hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agama.
Menuju Makam Si Badang di Karimun
Perjalanan menuju Makam Si Badang dimulai dari pusat Kota Buru. Dari sana, perjalanan dilanjutkan sekitar 30 menit menggunakan sepeda motor menuju kawasan perkebunan karet.
Jalan menuju lokasi memang belum sepenuhnya mulus. Setelah melewati jalan utama, pengunjung harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak di tengah kebun dan hutan kecil.
Karena itu, warga biasanya menyarankan wisatawan menggunakan jasa ojek lokal agar lebih mudah menemukan lokasi makam. Sesampainya di area makam, suasana langsung terasa berbeda.
Di tengah rindangnya pohon-pohon tua, berdiri bangunan bercat kuning khas Melayu yang melindungi area makam. Sebuah gapura bertuliskan “Situs Cagar Budaya Makam Badang Pulau Buru” menjadi penanda bahwa tempat ini bukan sekadar makam biasa.
BACA JUGA: Taksi di Bandara Hang Nadim Batam
Area makam berukuran sekitar 30 x 30 meter dan masih terawat hingga sekarang. Warga sekitar rutin membersihkan dedaunan dan menjaga kawasan tersebut karena makam ini dianggap sebagai bagian penting dari sejarah Pulau Buru.
Terlepas dari sisi mistisnya, Makam Si Badang tetap menjadi salah satu wisata sejarah dan budaya paling unik di Karimun. Tempat ini memperlihatkan bagaimana legenda, tradisi lisan, dan identitas Melayu masih bertahan di tengah perkembangan zaman.
Jika ingin berkunjung, wisatawan bisa menyeberang dari Tanjung Balai Karimun menuju Pulau Buru menggunakan kapal laut. Selain makam Badang, Pulau Buru juga memiliki sejumlah situs sejarah Melayu lain yang menarik untuk dijelajahi.







kalau di sini kayaknya badang ini sudah dikasih kain kuning makamnya. memang biasanya di berbagai wilayah kita ini selalu ada sosok yang memiliki ilmu yang tinggi dan menjadi legenda sehingga makamnya pun sering dikunjungi orang yaa
sepertinya kain kuning punya makna sendiri ya, kadang ditutupi juga pakai kain putih
Wah saya baru tahu lho tentang cerita sosok ini, luput dari pelajaran sejarah yg pernah saya dapatkan di sekolah dulu
Wah jadi penasaran sama tempatnya. Keren ya di Indonesia, setiap tempat punya ceritanya sendiri
Bener-bener dapet banget vibes petualangannya, Kak! Menarik banget ya, tiap daerah pasti punya cerita legenda tersembunyi yang bikin takjub kayak gini. Penjelasan Kakak tuh luwes banget, enak dibaca dari awal sampai abis tanpa bosen.
trims mbak, semoga menginspirasi
Menarik banget membaca kisah sejarah dan legenda seperti ini 😊 Cerita tentang Si Badang memang punya nuansa khas Melayu yang kuat, apalagi karena diwariskan lewat tradisi lisan masyarakat setempat. Hal seperti ini justru membuat cerita terasa hidup dan tetap dikenang lintas generasi.
cerita rakyat selalu menarik untuk diketahui..
Seharusnya makam tersebut dijadikan sebagai bukti sejarah saja, jangan sampai dijadikan sebagai tempat meminta rezeki dll. Aku baru tau tentang kisah ini, memang setiap sudut Indonesia ini penuh dengan cerita ya..
sudah dijadikan situs budaya
Menarik sekali legenda yang dimiliki Pulau Buru ini.
Dan warga desa tetap menjaga makam agar tetap bersih. Apakah di sekitarnya juga terdapat makam lain?
Teliti sekali dalam masalah ukuran ini yaa.. padahal di semen. Ini berarti bukan tanahnya aja yang memanjang, tapi juga semen makamnya.
ya, ada beberapa makan di pulau ini yang dianggap keramat.
Cerita tentang makam dan misteri seperti ini selalu menarik dibaca karena ada unsur sejarah sekaligus rasa penasaran. Aku suka bagaimana suasananya terasa tenang tapi tetap menyimpan banyak cerita dari masa lalu
Jadi inget buku Tetralogi Pulau Buru, magnum opusnya Pram, ditulis saat diasingkan di pulau buru. Baru tau juga pulau buru itu berada di kepulauan Karimun ya.
Teature traveling seperti ini ngasih informasi banget buat pembaca…
namanya memang sama seperti pulau Buru yang diceritakan Pram, tapi berbeda wilayah mas. Yang Pram maksud pulau Buru di Maluku. Tapi di Kabupaten Karimun juga ada pulau bernama Buru.
Saya suka sekali berkunjung ke tempat² bersejarah. Ternyata ada juga yaa nama Pulau Buru di Karim. Saya taunya Pulau Buru itu di Maluku ternyata di Jawa juga ada. Buat saya berkunjung ke destinasi sejarah dan budaya bisa memperkaya pengetahuan selain hiling jalan jalan juga tentunya.
ya banyak orang yang menganggap pulau Buru yang di Jawa