ACEH_Pulau Rubiah menjadi salah satu destinasi wisata bahari paling populer di Sabang, Aceh. Pulau kecil di kawasan Pulau Weh ini terkenal karena air lautnya yang sangat jernih dan kehidupan bawah lautnya yang masih terjaga.
Bahkan tanpa menggunakan kacamata snorkeling, wisatawan masih bisa melihat ikan-ikan tropis berenang di sekitar bibir pantai. Sensasi snorkeling di Pulau Rubiah terasa berbeda karena ikan-ikan di kawasan ini sangat dekat dengan pengunjung.
BACA JUGA: Mendaki Gunung Daik di Lingga
Hanya dengan sedikit umpan, gerombolan ikan hias langsung berdatangan dan berenang bebas tanpa takut pada manusia. Pemandangan itu membuat wisatawan betah berlama-lama di dalam air.
Selain itu, ombak di sekitar Pulau Rubiah relatif tenang sehingga cocok untuk pemula yang baru mencoba snorkeling. Tidak heran jika pulau ini terus menjadi tujuan favorit wisatawan saat berkunjung ke Sabang.
Sabang: Rumah Ikan Nemo dan Spot Snorkeling
Keindahan bawah laut Pulau Rubiah terletak pada keberagaman biota lautnya. Wisatawan dapat menemukan berbagai jenis ikan tropis seperti angel fish, butterfly fish, hingga ikan badut atau ikan Nemo.
Terumbu karang di kawasan ini juga masih cukup baik sehingga menjadi habitat alami berbagai spesies laut. Karena kekayaan bawah lautnya, Pulau Rubiah tidak hanya populer untuk snorkeling, tetapi juga diving.
Beberapa titik penyelaman di sekitar Pulau Weh bahkan dikenal hingga mancanegara karena memiliki visibility laut yang jernih dan ekosistem karang yang masih alami. Saat snorkeling, instruktur lokal biasanya menawarkan sesi foto bawah laut bersama ikan Nemo.
Aktivitas ini cukup diminati wisatawan karena ikan-ikan di Pulau Rubiah memang mudah ditemukan di beberapa spot dangkal. Selain itu, pengunjung juga dapat menyewa perlengkapan snorkeling langsung di kawasan wisata tanpa harus membawa peralatan sendiri.
Berdasarkan informasi tarif terbaru 2026, biaya wisata di Pulau Rubiah kini relatif lebih jelas dibanding beberapa tahun lalu. Berikut kisaran tarif yang umum ditawarkan operator wisata di kawasan Iboih dan Pulau Rubiah:
- Sewa alat snorkeling: mulai Rp50 ribu per set
- Guide snorkeling: mulai Rp200 ribu per grup maksimal tujuh orang
- Dokumentasi bawah laut: sekitar Rp150 ribu–Rp300 ribu
- Boat kayu PP Iboih–Pulau Rubiah: sekitar Rp150 ribu untuk empat orang
- Speedboat PP Pulau Rubiah: sekitar Rp250 ribu untuk tujuh orang
- Boat kaca wisata bawah laut: mulai Rp400 ribu per boat
- Paket snorkeling lengkap: mulai Rp141 ribu–Rp250 ribu per orang tergantung fasilitas dan jumlah peserta
Akses ke Pulau Rubiah Semakin Mudah
Untuk menuju Pulau Rubiah, wisatawan harus menyeberang lebih dahulu dari Banda Aceh menuju Sabang melalui Pelabuhan Ulee Lheue ke Pelabuhan Balohan. Saat ini tersedia kapal cepat dan kapal feri reguler dengan waktu tempuh sekitar 45 menit hingga dua jam tergantung jenis kapal.
Tarif kapal cepat Banda Aceh–Sabang pada 2026 berkisar Rp95 ribu–Rp130 ribu per orang. Sementara itu, kapal lambat atau ferry reguler berada di kisaran Rp35 ribu–Rp50 ribu. Setelah tiba di Sabang, perjalanan dilanjutkan menuju Pantai Iboih yang menjadi titik penyeberangan utama ke Pulau Rubiah.
Dari Pantai Iboih, wisatawan hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 menit menggunakan boat menuju Pulau Rubiah. Kawasan Iboih juga menyediakan banyak pilihan penginapan, mulai homestay sederhana hingga resort tepi pantai dengan harga mulai sekitar Rp250 ribu per malam untuk kamar standar.
BACA JUGA: Memancing di Pulau Dempu Batam
Selain snorkeling dan diving, wisatawan kini banyak datang ke Pulau Rubiah untuk menikmati suasana pantai yang tenang. Beberapa kedai kecil di sekitar pantai juga menyediakan makanan ringan, minuman segar, hingga hidangan laut khas Sabang.
Waktu terbaik untuk snorkeling biasanya pada pagi atau sore hari ketika cuaca cerah dan arus laut lebih tenang. Dengan laut yang jernih dan ekosistem bawah laut yang masih alami, Pulau Rubiah tetap menjadi salah satu destinasi wisata bahari terbaik di Indonesia bagian barat.






